Serupa Tapi Tak Sama, Inilah 5 Perbedaan dari Green Tea dan Matcha

0
70

Penulis: Aisyah | Editor: Agnes

Sebagai penikmat minuman modern, pastinya kita sudah tak asing lagi dengan green tea dan matcha. Banyak orang yang tengah mengandrungi kedua menu ini bahkan menjadi tren yang sering dicari saat ini. Tak heran, jika banyak kafe sudah memiliki menu dari kedua bahan ini.

Namun, ternyata green tea dan matcha adalah dua hal yang serupa tapi berbeda aslinya. Meski berasal dari tanaman yang sama yaitu Cameliia Sinensis, rupanya kedua bahan ini memiliki perbedaan yang mendasar, loh. Apa saja? simak ulasan selengkapnya berikut ini, Ladies.

1. Perbedaan Rasa

Rasa dari bahan alami berwarna hijau ini sering kali digambarkan agak berumput, hangat, dipenuhi klorofil dan dedaunan. Namun, green tea ternyata memiliki rasa yang lebih lembut, ringan, dan segar di mulut. Green tea juga biasa dipadukan dengan kacang, buah, atau bunga.

Selain itu, beberapa orang juga suka menambahkan madu, peach, jeruk, melati, jahe, dan aroma lainnya dalam minuman green tea. Sedangkan matcha memiliki rasa yang cenderung lebih kental dan kaya. Kebanyakan orang membuat matcha dengan campuran susu dan pemanis buatan sehingga terasa perbedaannya.

2. Cara Mengonsumsi

Green tea biasanya dikonsumsi dengan cara diseduh dalam secangkir air panas. Selanjutnya, sisa kantung teh atau daun yang tersisa dibuang. Sedangkan matcha biasanya dikonsumsi setelah menjadi campuran pudding, es krim, minuman, dan kue.

3. Cara Budidaya dan Prosesnya

Meski berasal dari tanaman yang sama, kedua bahan ini ternyata dibudidayakan diproses dengan cara yang berbeda. Kenyataannya sekitar 8% green tea di dunia ini berasal dari China sedangkan matcha lebih banyak dibudidayakan di Jepang.

Green tea diproses di bawah sinar matahari sedangkan matcha tak bisa terkena sinar tersebut secara langsung. Kadar sinar ini digunakan untuk meningkatkan jumlah klorofil dalam daun teh sehingga matcha akan berwarna lebih gelap.

Untuk prosesnya, green tea diolah dengan metode artinasal artinya melalui proses pengeringan di bawah sinar matahari, di bakar dalam kerancang, atau menggunkan metode modern dengan alat pengering berupa oven dan proses penguapan.

Metode ini dilakukan untuk mempertahankan rasa alami dari teh dan menghilangkan rasa pahit. Sedangkan daun teh hijau yang sudah bersih lantas dikukus lalu dihancurkan untuk menghentikan proses oksidasi. Hasilnya akan menjadi bubuk hijau yang cerah.

4. Manfaat

Terkait kandungan antoksidan tinggi, ternyata meminum satu cangkir matcha diibaratkan sama dengan meminum tiga cangkir teh hijau, loh. Hal ini lantaran kandungan antioksidan dalam matcha yang lebih tinggi dibanding jenis sayuran lainnya.

Matcha juga mengandung polifenol, L-Theanine, dan kafein yang lebih banyak dibandingkan teh hijau rata-rata. Sehingga para peneliti menyebut jika kemampuan matcha lebih tinggi untuk membakar lemak, mencegah kanker, meningkatkan konsentrasi, menjernihkan pikiran, dan menangkal radikal bebas dalam tubuh.

5. Harga

Dari segi ekonomi, ternyata green tea lebih murah dibanding matcha. Jika kita membeli green tea dalam minuman jadi, bahkan harganya lebih murah, loh. Selain itu, kebanyakan matcha dijual berdasarkan jenisnya. Hal tersebut lantaran matcha memiliki kandungan yang baik bagi kesehatan tubuh. Tak heran, jika harganya lebih mahal dibandingkan green tea.

Demikianlah perbedaan antara green tea dan teh hijau, meski berbeda tapi keduanya sama-sama bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita, Ladies. Selain rajin meminum kedua bahan tersebut, jangan lupa untuk menjaga pola hidup sehat dengan berolahraga dan makan makanan yang bergizi.

Baca Juga: