5 Jenis Pakaian Adat Kalimantan Timur, Sangat Eksotis dan Unik

0
172

Penulis: Marcia | Editor: Agnes

Kalimantan Timur adalah salah satu provinsi di wilayah Indonesia yang unik dan menarik. Ada banyak suku yang menghuni, seperti Suku Kutai, Suku Penajem, Suku Berau hingga Suku Tunjung. Banyaknya suku di daerah tersebut membuat pakaian adat Kalimantan Timur semakin beragam dengan masing-masing corak dan keunikan tersendiri.

Ingin tahu apa saja pakaian adat Kalimantan Timur? Yuk, simak penjelasan Ladies Corner di bawah ini!

1. Pakaian Adat Kustin

Jenis pakaian ini adalah baju adat tradisional yang dipakai oleh Suku Kutai. Pakaian ini melambangkan kelas, dalam artian baju Kustin dulu hanya bisa dikenakan oleh golongan kelas menengah atas di acara-acara resmi, seperti upacara pernikahan atau acara formal.

Adapun nama “Kustin” diambil dari bahasa Kutai yang bermakna “Busana”. Desain lengannya memanjang, kerah tinggi dengan detail hiasan pasmen dan bahan beludru menambah unik pakaian tersebut.

Sedangkan untuk pria, baju Kustin biasanya akan dipadupadankan dengan celana panjang. Bagian pinggan akan dihiasi dodot rambu bundar, sedangkan penghias kepala wanita akan ditambah kelibun kuing berbahan sutera.

2. Baju Adat Sapei Sapaq dan Ta’a

Baju ini adalah pakaian adat yang berasal dari suku Dayak Kenyah, salah satu suku penghuni di Kalimantan Timur, loh. Biasanya, busana ini dikenakan untuk laki-laki dewasa. Mereka akan melengkapi pakaiannya dengan rompi dan celana bernama Abet Kaboq. Mereka juga akan melengkapinya dengan melilitkan senjata mandau di pinggang.

Adapun baju Ta’a akan dikenakan oleh wanita. Sama seperti Sapaq, Ta’a juga terdiri dari rompi namun dipadupadankan dengan rok khas Ta’a. Para wanita juga akan menghiasi kepala mereka dengan Da’a. Corak kedua baju ini biasanya diambil dari gambar makhluk hidup seperti hewan liar dan tumbuhan.

3. Baju Takwo

Warisan Kesultanan Kutai yang satu ini dulu hanya boleh dikenakan oleh kalangan bangsawan loh, Ladies! Seiring perkembangan zaman, baju Takwo akhirnya dapat dipakai oleh semua warga dalam momen-momen tertentu.

Ada tiga ragam pada baju Takwo, yakni baju takwo kustim, takwo sebelah dan takwo biasa. Adapun untuk pria, baju takwo dinamakan takwo laki, sedangkan untuk wanita, baju ini diberi nama baju bini.

Baju takwo laki biasanya terdiri dari jas tutup berkerah tinggi dengan kain baju bagian depan memanjang lebih sedikit dari garis tengah baju, lalu dihias dengan kancing emas dan corak bordiran.

Untuk bawahan, baju takwo biasa berbalut kain hitam berhiaskan dodot kait batik bermotif. Sementara kain sebelah kanan bagian depan akan dilipat sebanyak tujuh lipatan.

Adapun baju takwo bini berbahan brokat kebaya kerah tinggi dengan kancing emas di sisi kanan dan kiri pakaian. Biasanya, takwo bini akan dipadupadankan dengan batik bermotik seperti rok kebaya dengan tambahan rumbai emas. Hiasan kepala pada takwo bini biasanya berupa salung gelung siput lengkap dengan bunga melati susun dan ditancapkan kembang goyang.

4. Baju Antakusuma

Ladies, baju Antakusuma atau Kutai Kuning biasa dipakai untuk baju pengantin. Awalnya, baju ini merupakan baju pengantin kebesaran Kerajaan Kutai Kartanegara dan hanya boleh dikenakan oleh kalangan bangsawan. 

Seiring perkembangan zaman, baju ini boleh dipakai untuk seluruh kalangan masyarakat. Sejarahnya, baju Antakusuma dipakai pada resepsi pernikahan. Baju ini berwarna dasar kuning dipadupadankan dengan aksesoris emas yang melambangkan kemegahan kerahaan Kutai. Kerah pada baju ini berkerah shanghai, lengan pendek dengan panjang tiga jari di atas siku dan berbalut songket emas merah dari Melayu.

5. Baju Miskat

Bupati Kutai Kartanegara menginstruksikan pegawainya untuk memakai Baju Miskat sebagai baju dinas mereka, loh. Baju miskat adalah pakaian berwarna mencolok yang terdiri dari atasan baju kurung dan rok batik untuk wanita serta celana panjang kain untuk pria.

Baju miskat adalah pakaian semi formal yang modelnya unik dan menarik, Ladies. Busana laki-laki akan memakai baju ini lengkap dengan lengan panjang dan kancing miring di sisi kanan. Pada kepala, para pria biasanya akan melengkapi busana ini dengan kopiah. Sedangkan untuk wanita, kancing baju miskat terletak di sebelah kiri.

Itulah 5 pakaian adat Kalimantan Timur yang dimiliki Indonesia saat ini. Yuk, cintai budaya dalam negeri!

Baca Juga:

Inilah Fakta Menarik Mengenai Atribut dan Pakaian Adat Sunda

Yuk Kenali 7 Nama dan Keunikan Rumah Adat Jawa Timur!

Proses Ngunduh Mantu dan Maknanya dalam Adat Jawa