Mengenal Langkah dan Proses Ta’aruf dalam Islam, Komunikasi Jadi Kunci 

0
8

Penulis: Raizza | Editor: Agnes

Taaruf adalah proses perkenalan atau saling mengenal yang bertujuan untuk membina rumah tangga. Dalam Islam taaruf sangat dianjurkan untuk menghindari perbuatan zinah, fitnah, dan hal-hal serupa yang biasanya menyertai hubungan antar laki-laki dan perempuan. 

Proses taaruf memiliki beberapa tahapan yang harus dilalui. Lantas, apa sajakah proses taaruf dalam Islam? Mari kita simak penjelasan selegkapnya di bawah ini, Ladies!

Proses Taaruf dalam Islam

taaruf-dalam-islam

Perintah mengenai pernikahan dengan melakukan taaruf sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Al-Hujurat ayat 13, yang berbunyi :

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

Artinya:

Wahai manusia! sungguh, kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti. “

Meskipun sering dipandang kuno, ternyata proses taaruf lebih dianjurkan dalam Islam untuk menghindari perbuatan zina. Adpaun proses taaruf sesuai ajaran Islam yang biasa dilakukan sebagai berikut.

1. Niat

Pertama-tama, Ladies perlu menanamkan keyakinan apakah taaruf adalah jalan yang diinginkan. Kalau memang sudah yakin, mantapkan hati dengan menanamkan niat karena Allah SWT.

Hindari menjalankan taaruf hanya karena mengikuti trend atau bujuk rayu orang lain. Hal ini juga sudah dijelaskan dalam hadist yang berbunyi:

“Kalian tidak akan beriman sampai kalian menyukai sikap baik untuk saudaranya, sebagaimana dia ingin disikapi baik yang sama,” (HR. Bukhari & Muslim).

Agar semakin mantap, Ladies dan calon pasangan dapat menjalankan salat istikharah. Mintalah petunjuk kepada Allah STW mengenai keputusan yang akan Anda ambil. Jika setelah salat hatimu yakin dia adalah jodohmu, maka lanjutkanlah proses taaruf. 

2. Datangi orang tuanya

Proses taaruf jelas sangat berbeda dari proses hubungan pada umumnya seperti pacaran. Dalam agama Islam, apabila ada seorang laki-laki tertarik pada seorang perempuan, maka dianjurkan baginya untuk langsung menemui kedua orang tua si perempuan. Setelah itu, si pria wajib mengutarakan niatnya.

Anjuran tersebut sangat baik untuk menghindari fitnah. Selain itu, dengan mengunjungi kedua orang tua perempuan, sang pria dapat menjelaskan tujuan agar sang perempuan terhindar dari ketidakpastian. 

3. Menjaga komunikasi

Setelah menemui kedua orang tua pihak perempuan, langkah selanjutnya yaitu menjalin komunikasi. Kamu dan calon suami bisa saling memberi pertanyaan seputar kehidupan masing-masing, mulai dari pendidikan, tujuan, hingga prinsip hidup. Hal ini penting karena menjalani kehidupan rumah tangga itu tidak mudah. Diperlukan kerja sama yang baik dan rasa toleransi yang tinggi terhadap pasangan.

Jangan sampai karena ingin segera mendapatkan hubungan yang halal, Ladies melewatkan tahapan tersebut. Namun akan lebih baik jika Ladies dan calon suami tidak melakukannya secara intens agar menghindari fitnah. Kalau pun ingin menjalin komunikasi langsung, sebaiknya ajak keluarga atau teman dekat agar pesan tersebut dapat disampaikan dengan jelas.

4. Prosesi lamaran atau khitbah

Saat dirasa sudah saling mengenal satu sama lain, saatnya untuk menentukan waktu khitbah atau lamaran. Sebab, pada dasarnya proses taaruf tidak boleh terlalu lama, apalagi sampai bertahun-tahun karena dapat merugikan pihak perempuan.

Jadi, saat keputusan untuk taaruf sudah bulat dan persiapan sudah dirasa cukup, maka segeralah melakukan khitbah. Umumnya, jarak ideal proses taaruf dan khitbah sekitar 1 hingga 3 minggu.

5. Melangsungkan pernikahan

Terakhir, setelah semua tahapan sudah dilaksanakan, waktunya untuk melangsungkan pernikahan dan memulai kehidupan bersama sebagai pasangan yang halal secara Islam. Tidak perlu pernikahan yang mewah, melakukan perniakahan secara sederhana juga sudah sah di mata agama. 

Itulah penjelasan mengenai proses taaruf dalam Islam. Sebagai umat Islam, melakukan taaruf menjadi suatu anjuran baik dibandingkan dengan pacaran. Namun dalam melakukan taaruf, tentu jangan sampai salah pilih pasangan ya. Semoga kita mendapatkan jodoh terbaik menurut Allah SWT, Ladies.

Baca Juga:

Kisah Umar bin Khattab Menjadi Mualaf, Inspirasi untuk Umat Islam

4 Cara Berhubungan Suami Istri Sesuai Sunnah Agama Islam

6 Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam, Jaminan Bahagia Dunia dan Akhirat