Tak Sekedar Budaya, Paes Pengantin Solo Sarat Akan Makna

0
329

Penulis: Rina | Editor: Agnes

Setiap daerah di Indonesia memiliki adat dan budaya yang berbeda, termasuk dalam prosesi pernikahan. Misalnya, pengantin perempuan Jawa yang wajib memakai paes saat pernikahan. 

Paes merupakan riasan wajah dan hiasan kepala yang digunakan pengantin perempuan Jawa. Beda wilayah, beda pula ukiran dan ornamen paes yang dikenakan. Terbuat dari pidih atau lilin, paes digunakan untuk membuat ukiran mulai dari dahi hingga pinggir wajah. 

Paes Solo terdiri dari dua warna yaitu hijau untuk paes Solo Bahasan dan warna hitam untuk paes Solo Putri. Selain indah, paes pada pengantin perempuan Solo memiliki makna yang mendalam loh, Ladies. Ingin tahu makna dari paes? Keep scrolling!

1. Gajahan

makna paes pengantin jawa

Gajahan merupakan lekukan huruf U yang terletak di tengah dahi. Lekukan paling besar di area dahi ini melambangkan trimurti atau tiga kekuatan Dewa Tunggal. Melalui lambang ini diharapkan perempuan akan dihormati serta ditinggikan derajatnya setelah menikah.

2. Pengapit

makna paes pengantin jawa

Sebelah kanan dan kiri gajahan, terdapat masing-masing lekukan berbentuk runcing yang disebut pengapit. Pengapit diletakkan di sebelah gajahan sebagai simbol penyanggah. Pengapit memiliki makna yang sangat tangguh, yaitu sebesar apapun rintangan yang akan diarungi  dalam bahtera rumah tangga, pengantin diharapkan mampu melewati dan berjalan lurus ke depan.

3. Penitis

makna paes pengantin jawa

Tepat di sebelah pengapit, terdapat sebuah lekukan di kanan dan kiri yang disebut penitis. Penitis tidak seruncing pengapit dan tidak sebesar gajahan. Letaknya yang berada di sebelah pengapit menggambarkan sebuah pengendali gajah. Selain itu, penitis mengandung makna bahwa rumah tangga harus memiliki arah dan tujuan yang jelas agar tercipta harmonisasi, termasuk dalam pengelolaan keuangan rumah tangga.

4. Citak

makna paes pengantin jawa

Pada paes Solo Basahan, ada sebuah guratan berbentuk berlian di dahi dan di antara kedua alis yang disebut citak. Citak merupakan simbol dari mata Dewa Siwa, Sang Dewa yang memiliki budi pekerti baik. Dengan menggambarkan citak berarti memberikan doa dan harapan terhadap pengantin perempuan agar berakhlak baik, cemerlang, dan cerdas. Selain itu, citak juga menjadi lambang kesetiaan dalam membina rumah tangga. Berbeda dengan Solo Basahan, citak tidak dipakai pada riasan Solo Putri.

5. Godheg

makna paes pengantin jawa

Lekukan panjang di sebelah telinga pada riasan paes Solo disebut godheg. Berbentuk cambang panjang, godheg mengandung harapan agar kedua pengantin bisa mengarungi rumah tangga secara bijaksana. Pasangan pengantin juga diharapkan tidak mengambil keputusan secara gegabah, selalu introspeksi diri, dan saling memaafkan. Selain itu, godheg juga mengandung harapan agar pasangan cepat dikaruniai momongan. 

6. Alis Menjangan

makna paes pengantin jawa

Alis pengantin perempuan Solo Basahan dibuat memanjang menyerupai tanduk rusa, sedangkan Solo Putri tidak memakai alis ini. Bentuk alis yang seperti rusa mengandung harapan agar kedua mempelai bersikap anggun, cerdas, dan cerdik dalam menghadapi persoalan rumah tangga.

7. Sanggul Bangun Tulak

makna di balik paes pengantin jawa

Riasan sanggul untuk melengkapi paes Solo adalah sanggul bangun tulak yang melambangkan penolak bahaya. Rumah tangga diharapkan jauh dari kesialan dengan pemasangan sanggul ini. Beberapa perias akan menyematkan hiasan dari burung merak dan sasakan sunggar di sebelah telinga. Sasakan ini merupakan sebuah doa agar kedua pengantin senantiasa menjadi pendengar yang baik dan memahami satu sama lain.

8. Untaian Tibo Dodo

makna di balik paes pengantin jawa

Sentuhan terakhir paes Solo adalah ornamen rangkaian tibo dodoTibo bodo terbuat dari bunga melati dan mawar yang telah dironce. Untuk riasan Solo Putri, untaian ini menjuntai dari kepala hingga pinggang, sedangkan rangkaian tibo dodo pada Solo Bahasan menjuntai hingga paha. Tibo dodo bermakna sebuah kesucian dalam mengarungi rumah tangga yang sakral.

Selain indah, ternyata paes Solo bermakna harapan dan doa untuk pasangan pengantin. Tidak heran kalau pengaplikasian paes membutuhkan waktu yang lama karena tidak boleh sembarangan tentunya ya, Ladies. 

Baca Juga: 

5 Jenis Diet Ini Ampuh Bikin Berat Badanmu Turun, Cobain Ya!

5 Rekomendasi Pembalut Terbaik, Buat Aktivitasmu Nyaman Seharian

Mata Merah dan Gatal? Ini 7 Rekomendasi Obat Tetes Mata Terbaik yang Bisa Kamu Coba