Ketahui Pengertian dan Keutamaan Mati Syahid dalam Islam

0
139

Pengertian: Raizza | Editor: Agnes

Sebagian besar dari kita pasti sering mendengar bahwa orang yang mati syahid itu artinya meninggal dalam kondisi terbaiknya. Tapi, apa maksud dari mati syahid itu?

Apakah benar istilah itu? Lalu, seperti apa sajakah kondisi jenazah yang bisa dikatakan mati syahid? Berikut ini Ladies Corner bantu Ladies untuk lebih memahaminya.

Keutamaan dan Kemuliaan Mati Syahid

mati syahid

Mati syahid adalah istilah yang digunakan ketika menyebut kematian seorang Muslim yang berjihad di jalan kebenaran demi menegakkan nama Allah SWT. Mati syahid atau dalam bahasa Arab disebut sya-hi-da [Arab: شهد] disebut sebagai derajat tertinggi di sisi Allah SWT.

Oleh karena kondisinya yang berjuang dalam menegakkan nama Allah, maka mati syahid disebut memiliki kemuliaan. Disebutkan dalam suatu hadist yakni:

“Barangsiapa memohon dengan jujur kepada Allah agar mati syahid, maka Allah akan sampaikan ia pada kedudukan para syuhada walaupun ia mati di atas ranjangnya,” (HR. Muslim)

Selain itu, dijelaskan juga dalam sebuah ayat Al-Quran:

“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki,” (Ali Imran: 169)

Untuk keutamaan mati syahid juga dijelaskan dalam hadits riwayat Al-Bukhari dalam kitab shahihnya dari Abu Hurairah, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Sesungguhnya di dalam surga itu terdapat seratus derajat yang dipersiapkan oleh Allah bagi orang-orang  yang  berjihad  di  jalan  Allah,  dan  jarak  antara  tingkat  yang  satu dengan  yang  lainnya  sama  seperti  jarak  antara  langit  dan  bumi,  dan  jika kalian meminta kepada Allah maka mintalah surga firdaus, sebab dia adalah surga  yang  paling  tengah  dan  tingkat  surga  yang  paling  tinggi.  Aku melihatnya beliau bersabda: dan di atasnya adalah Arsyi Allah yang Maha Pengasih dan darinya terpancar sungai-sungai surga.”

Hukum Khusus untuk Jenazah Mati Syahid

mati syahid

Umumnya, dalam Islam ada 4 kewajiban kaum muslimin yang harus dilakukan pada jenazah muslim yang lain yaitu dimandikan, dikafani, dishalatkan, dan dikubur. Namun, untuk jenazah mati syahid ada 2 hukum khusus yang perlu dijalani yaitu:

1. Tidak boleh dimandikan

Orang yang meninggal dalam keadaan mati syahid dianjurkan untuk dibiarkan sebagaimana kondisi saat ia meninggal, sehingga akan dimakamkan bersama darahnya yang keluar.

Hukum ini didasarkan pada sebuah hadist. Di mana, dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda terkait jenazah korban perang Uhud:

Artinya: “Jangan kalian memandikan mereka, karena setiap luka atau darah, akan mengeluarkan bau harum minyak misik pada hari kiamat.” (HR. Ahmad 14189 dan dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth).

2. Boleh tidak dishalatkan

Dalam sebuah hadits lainnya, Nabi Muhammad SAW juga bersabda ketika perang Uhud:

Artinya: “Kuburkan mereka bersama darah mereka.” Jabir mengatakan: “Mereka tidak dimandikan.” (HR. Bukhari 1346)

Macam-Macam Syahid

mati syahid

Selain itu, disebutkan juga dalam kitab ‘At-Taudhih’ bahwa orang yang mati syahid itu ada 3:

  1. Syahid dunia dan akhirat, yaitu mereka orang-orang yang terbunuh di medan perang melawan orang kafir, apa pun penyebabnya.
  2. Syahid akhirat, namun tidak di dunia. Ini adalah mereka yang disebut syahid, namun mati di selain medan perang.
  3. Syahid dunia, tapi bukan di akhirat. Inilah orang-orang yang mati di medan jihad, tetapi dia ghulul (mencuri ghanimah), atau terbunuh ketika lari dari medan perang, atau sebab lainnya.

Golongan Mati Syahid Sesuai Hadist Nabi

mati syahid

Ada 9 golongan yang bisa dikatakan mati syahid yaitu:

  1. Berperang di jalan Allah SWT
  2. Terkena wabah penyakit
  3. Sakit perut keracunan
  4. Tenggelam
  5. Korban kebakaran
  6. Tertimpa reruntuhan
  7. Seorang istri yang melahirkan
  8. Meninggal karena luka lambung
  9. Terbunuh karena membela hartanya

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian mati syahid dalam Islam, hukumnya dan macam-macamnya. Semoga bisa menambah pengetahuan kita ya, Ladies!

Baca Juga:

Ketahui 8 Keutamaan Sholat Witir dalam Ajaran Islam

Inilah Pengertian Hari Kiamat Menurut Islam Beserta Ayatnya

Inilah Penjelasan dan Makna 6 Rukun Iman dalam Islam