Keputihan Organ Intim: Ketahui Penyebab, Ciri-ciri, dan Mengatasinya

0
60

Penulis: Jessica | Editor: Agnes

Ladies, keputihan sangat wajar dialami oleh wanita. Keputihan bukanlah suatu hal yang mesti dihindari wanita meski memang terkadang rasanya kurang nyaman. Meski begitu, ada juga jenis keputihan yang dianggap tidak normal dan itulah yang mesti kita waspadai.

Lalu, keputihan yang normal itu yang seperti apa sih? Nah, berikut ini kita akan sama-sama belajar tentang seluk-beluk keputihan. Mulai dari ciri-ciri, penyebab, cara mengatasi, hingga mencegah keputihan. Penting banget buat para Ladies, jadi simak sampai habis ya.

Serba-Serbi Keputihan

penyebab-dan-ciri-ciri-keputihan-pada-organ-intim

Keputihan terjadi ketika muncul lendir yang keluar dari vagina. Lendir atau cairan tersebut biasanya berwarna putih dan sering kali membuat kurang nyaman bagi wanita. Namun, pada dasarnya keputihan sangat wajar karena itulah cara alami tubuh menjaga kebersihan vagina.

Cairan atau lendir dari kelenjar vagina sebenarnya membawa sel-sel mati dan bakteri. Alhasil, vagina kita pun terlindungi dari berbagai jenis infeksi dengan adanya proses keputihan ini.

Selain itu, keputihan juga lumrah terjadi pada wanita yang masih mengalami siklus menstruasi bulanan. Sementara, wanita yang telah menopause akan lebih jarang mendapati keputihan. Pada ibu hamil, keputihan dapat terjadi karena adanya perubahan hormon.

Ciri-Ciri Keputihan

penyebab-dan-ciri-ciri-keputihan-pada-organ-intim

Meski keputihan adalah hal yang normal, ada juga jenis keputihan yang wajib diwaspadai. Ciri-ciri keputihan yang normal dengan yang tidak normal pun berbeda. Ladies dapat mempelajarinya ciri-ciri keputihan normal dan tidak normal.

A. Ciri-ciri keputihan yang tergolong normal

  • Berwarna putih atau cenderung tak berwarna.
  • Tidak mengeluarkan bau menyengat atau tak sedap.
  • Menimbulkan bercak berwarna kuning pada celana dalam.
  • Tekstur cairan berubah-ubah, tergantung dari siklus menstruasi.

B. Ciri-ciri keputihan tidak normal

  • Cairan keluar lebih banyak dari biasanya.
  • Muncul bau tidak sedap dengan warna yang berbeda dari biasanya.
  • Muncul gatal di sekitar vagina.
  • Sensasi terbakar di sekitar vagina.
  • Terasa nyeri saat buang air kecil.

Jika Ladies menemukan ciri keputihan yang abnormal, ada baiknya segera konsultasikan ke dokter ya agar tahu akar masalahnya.

Penyebab Keputihan

penyebab-dan-ciri-ciri-keputihan-pada-organ-intim

Setiap wanita biasanya memiliki penyebab keputihan yang berbeda-beda. Keputihan normalnya muncul karena kondisi menyusui, rangsangan seksual, atau bahkan stres. Namun, bisa juga karena adanya infeksi pada area vagina sehingga memunculkan keputihan.

Keputihan karena infeksi vagina dapat disebabkan oleh hal-hal berikut ini:

  • Konsumsi pil KB.
  • Punya riwayat sakit diabetes.
  • Memakai sabun untuk membersihkan area kewanitaan.
  • Kerap menyemprot vagina dengan air.
  • Dinding vagina menipis karena menopause.

Cara Mengatasi Keputihan

penyebab-dan-ciri-ciri-keputihan-pada-organ-intim

Jika Ladies mengalami keputihan normal, hal tersebut tidak butuh penanganan medis secara spesifik. Kita hanya perlu membersihkan area kewanitaan secara rutin guna mengurangi lendir atau cairan yang ada.

Namun, hidnari penggunaan sabun ke area vagina ya, Ladies. Penggunaan sabun kewanitaan justru akan membunuh bakteri baik yang dibutuhkan vagina. Jadi, bersihkan saja dengan air bersih secara rutin dan keringkan menggunakan tisu bersih.

Sementara itu, keputihan abnormal membutuhkan tindakan medis tertentu sesuai dengan penyebabnya, antara lain:

  • Obat antibiotik: agar bakteri penyebab keputihan dapat hilang.
  • Obat antijamur: agar infeksi jamur pada vagina berkurang.
  • Metronidazole atau tinidazole: khusus untuk keputihan yang disebabkan oleh parasit.

Pencegahan Keputihan

penyebab-dan-ciri-ciri-keputihan-pada-organ-intim

Oleh karena keputihan kerap menimbulkan rasa kurang nyaman, kita bisa meminimalisasi hal tersebut. Untuk mencegah keputihan, kita dapat menerapkan beberapa langkah berikut ini.

  • Jangan menyemprot vagina dengan semprotan air karena berpotensi menghilangkan bakteri baik pada vagina.
  • Hindari memakai celana dalam yang terlalu ketat.
  • Bersihkan vagina setelah buang air besar atau buang air kecil, lalu keringkan.
  • Ganti pembalut lima jam sekali untuk menjaga kebersihan vagina ketika haid.
  • Jangan menggunakan sabun yang mengandung parfum untuk membersihkan vagina karena dapat mengganggu keseimbangan pH vagina.

Jadi, sudah jelas  ya Ladies kalau keputihan adalah hal yang wajar. Namun, jika Ladies mengalami keputihan yang tidak seperti biasanya dan berbau, segera konsultasikan ke dokter ya agar lebih aman.

Baca Juga:

6 Cara Mengencangkan Miss V Secara Alami, Simak Yuk Ladies!

Wajib Tahu, Ini 7 Manfaat Propolis bagi Kesehatan dan Kecantikan! 

Cara Membaca Hasil USG, Wajib Banget Tahu Ladies!