Sederhana dan Eksotis, Ini Dia 6 Jenis Rumah Adat Papua

0
218

Penulis: Agnes

Indonesia merupakan negeri multicultural yang terdiri dari banyak etnis, budaya, dan Bahasa. Masing-masing suku memiliki kekayaan arsitektur lokal dengan beragam ciri khas. Sayangnya, di era modern ini masyarakat lebih menyukai rumah dengan arsitektur modern.

Namun, di beberapa daerah dan suku, rumah adat masih lestari hingga saat ini. Salah satunya adalah rumah adat di Provinsi Papua. Setiap suku di Papua memiliki rumah adat yang dibangun berdasarkan fungsinya masing-masing. Kali ini Ladiescorner akan membahas rumah adat Papua yang memiliki banyak makna filosofis. Baca sampai habis ya Ladies agar mendapatkan informasi bermanfaat ini!

1. Rumah Honai

Rumah adat papua

Salah satu rumah adat yang masih bertahan hinga saat ini adalah Rumah Honai. Rumah ini adalah rumah adat suku Dani. Rumah adat ini dapat ditemukan di lembah dan pegunungan di tengah pulau Papua. Rumah Honai memiliki bentuk seperti jamur dengan rangka kayu berdinding anyaman dan atap kerucut dari Jerami.

Tinggi Rumah Honai sekitar 2,5 meter. Ciri khas rumah ini adalah tidak adanya jendela tujuannya untuk menjaga ruangan agar tetap hangat. Ini karena suhu di sana bisa mencapai 10-15 derajat celsius. Selain sebagai tempat tinggal, Rumah Honai digunakan untuk mendidik anak laki-laki. Oleh karena itu, Rumah Honai biasanya berisi peralatan perang, peralatan berburu, dan peralatan warisan leluhur.

2. Rumah Ebai

Rumah adat papua

Kata Ebai berasal dari kata ebei yang berarti ‘tubuh’ dan ai yang artinya ‘rumah’. Secara keseluruhan Ebai berarti rumah kehidupan. Rumah ini digunakan untuk mengajari anak perempuan mengenai kehidupan. Di rumah ini, anak perempuan akan diajari berbagai ilmu seperti mengurus anak, memasak, bersih-bersih, dan lain-lain. Rumah Ebai biasanya berada di samping Rumah Honai.

3. Rumah Wamai

Rumah adat papua

Rumah Wamai merupakan rumah adat yang digunakan untuk memelihara hewan ternak, seperti sapi, babi, ayam, anjing, dan lain-lain. Berbeda dengan Rumah Honai dan Rumah Ebai, Wamai memiliki ukuran yang bervariasi tergantung jumlah hewan yang diternak. Semakin banyak hewan ternak, maka ukuran Rumah Wamai semakin besar.

Bentuk Rumah Wamai mungkin hampir serupa dengan rumah Honai dan Rumah Ebai. Namun atap rumah ini berbentuk kerucut yang bertujuan untuk mengurangi angin dan menjaga suhu rumah.

4. Rumah Rumsram

Rumah Rumsram merupakan rumah adat suku Biak Numfor. Bentuk rumah ini sangat unik yaitu seperti perahu terbalik. Rumah Rumsram hanya boleh digunakan untuk laki-laki karena digunakan untuk mendidik laki-laki dan mengajarkan memahat, membuat perahu, berburu, dan sebagainya.

Tinggi rumah adat ini mencapai 8 meter dengan dinding yang terbuat dari bamboo. Atapnya terbuat dari jerami dan lantai Rumah Rumsram tebruat adri kulit sagu. Uniknya, ruang pertama pada Rumah Rumsram dibuat tanpa dinding sehingga terbuka.

5. Rumah Kariwari

Rumah adat papua

Terakhir, ada Rumah Kariwari yang merupakan rumah khas suku Tobati. Rumah ini ada di dekat Danau Sentani dan bentuknya mirip seperti Rumah Rumsram. Rumah Kariwari juga dikhususkan untuk anak-anak laki-laki mulai dari umur 12 tahun. Bentuk rumah ini menyerupai limas segi delapan dengan atap kerucut.

Tinggi rumah adat ini berkisar 20 hingga 30 meter dengan diameter lingkaran antara 8 hingga 12 meter. Rumah Kariwari terbagi menjadi tiga ruangan yang masing-masing memiliki fungsi. Ruang paling bawah digunakan untuk belajar anak laki-laki dan lantai tengah untuk tempat tidur serta pertemuan para ketua suku. Sementara bagian atas digunakan untuk bermeditasi dan berdoa.

6. Rumah Suku Korowai

Rumah adat papua

Rumah Korowai atau dikenal sebagai rumah pohon merupakan rumah adat dari suku Korowai. Rumah adat yang satu ini sangat unik karena dibangun di tengah hutan dengan ketinggian puluhan meter di atas permukaan tanah. Tujuan dibangunnya rumah pohon ini adalah sebagai tempat tinggal dan melindungi diri dari bintang buas. Selain itu, masyarakat Korowai juga memercayai adanya keberadaan Laleo (roh jahat yang berbahaya). Dengan membangun rumah pohon, masyarakat Korowai dapat terhindar dari keberadaan Laleo.

Itulah enam rumah adat Papua yang memiliki arsitektur unik. Selain sebagai tempat berlindung, ternyata rumah adat Papua kaya akan makna filosofis ya, Ladies. Kalau kamu sudah pernah melihat rumah adat ini belum?

Baca Juga:

Yuk, Intip 7 Manfaat Susu Beruang untuk Kesehatanmu!

5 Rekomendasi Film Romantis Indonesia Terbaik, Wajib Kamu Tonton!

7 Jenis Tanaman Apotek Hidup yang Bagus untuk Kesehatan!