Hampir Punah! Ini 12 Hewan Langka yang Sulit Dijumpai

0
131

Penulis: Rina | Editor: Agnes

Kerusakan alam menjadi lebih parah setiap tahun dan berdampak pada kelangsungan makhluk hidup lainnya seperti hewan. Akhirnya, banyak spesies hewan yang mengalami kepunahan. Alasannya beragam, salah satunya adalah manusia.

Mulai dari penebangan liar yang berdampak pada habitat asli hewan, perburuan ilegal hingga pemanasan global membuat banyak spesies hewan tidak mampu lagi bertahan di alam liar. Selain itu, perdagangan satwa liar berada dalam top five perdagangan ilegal loh. Berikut ini beberapa hewan langka dan terancam punah.

1. Kucing Emas

Sejak 2002, hewan asal Kalimantan ini dinyatakan terancam punah. Kucing unik berwarna merah keemasan ini banyak diburu loh karena nilai jualnya yang tinggi. Ironisnya, pada 2007 jumlah Kucing Emas diperkirakan hanya tersisa 2.500 ekor saja. 

2. Baiji

Hewan cerdas yang ditemukan di Sungai Yangtze, Tiongkok ini terkenal dengan nama lumba-lumba tak bersirip yang tinggal di air tawar. Beragam faktor menyebabkan Baiji mengalami penurunan jumlah spesies secara drastis. Mulai dari kondisi sungai yang tercemar, penangkapan liar, penurunan pasokan makanan merupakan alasan terbesar yang menyebabkan Baiji hanya tersisa 1.000 hingga 1.800 saja di habitatnya.

3. Harimau Siberia

Nah, kalau hewan yang satu ini termasuk ke dalam spesies kucing paling besar di dunia. Harimau Siberia kerap diburu untuk dijadikan sebagai bahan dasar obat tradisional Cina. Enggak hanya itu saja yang membuat kuantitas Harimau Siberia semakin menipis, kerusakan hutan dan kerusakan habitatnya turut mengganggu perkembang biakan hewan ini. Sekarang populasinya diprediksi hanya sekitar 400-500 di alam liar. Miris ya!

4. Kanguru Pohon

Melihat rupanya yang menggemaskan sungguh menyedihkan mengetahui bahwa hewan ini diperkirakan tersisa tidak lebih dari 15 ekor. Kanguru Pohon menghabiskan sebagian besar harinya di atas pohon. Menipisnya jumlah hewan ini diakibatkan oleh perburuan liar dan hilangnya habitat asli mereka. 

Sama seperti kanguru biasa, Kanguru pohon juga memiliki kantung dan menyimpan anaknya di dalam kantung tersebut. Hewan ini biasa ditemukan di Australia dan Papua Nugini. Setiap ekornya, hewan ini memiliki warna bulu dan ukuran yang berbeda-beda loh.

5. Soala

Soala merupakan jenis mamalia yang sangat langka saat ini dan diperkirakan hanya bisa bertahan hidup di lingkungan aslinya. Hewan yang dikenal sebagai unicorn Asia ini biasa ditemui di daerah perbatasan Vietnam dan Laos.

Menurut data The International Union for Conservation of Nature diperkirakan jumlahnya tersisa 70 hingga 750 ekor dan terus menurun. Penggundulan hutan secara masif menyebabkan kerusakan habitat asli hewan jinak yang satu ini. Manusia juga kerap memburunya untuk mengambil tanduk dan menjadikannya hiasan rumah.

6. Kadal Berduri

Sesuai dengan namanya, kadal yang satu ini memiliki banyak duri di sekujur tubuhnya. Kadal Berduri berasal dari Australia dan biasa tinggal di daerah gurun. Keistimewaan kadal ini adalah mampu berubah warna sesuai dengan tempat yang disinggahi. So amazing!

7. Badak Sumatera

Berdasarkan data Save The Rhino, ada 800 ekor Badak Sumatra yang hidup pada 1986. Pada tahun 2008 tercatat mamalia herbivora ini hanya tersisa 275 ekor. Sekarang diprediksi jumlahnya tidak lebih dari 100 ekor. Perburuan liar dan rusaknya habitat hewan ini menjadi sebab utama jumlahnya yang semakin minim.

8. Kupu-Kupu Macedonian Grayling

Kupu-kupu asal eropa yang hanya bisa ditemukan di desa Pletvar, Makedonia diperkirakan hanya tersisa 3.000 ekor. Macedonian Grayling terancam punah karena habitatnya di Makedonia kini berada di dekat tambang marmer yang aktif berproduksi. 

9. Ayam Prairie Attwater

Hewan berikutnya yang terancam punah adalah Ayam Prairie Attwater. Rumah dari satwa yang hidup di padang rumput pesisir Louisiana dan Texas ini telah tergusur akibat perluasan daerah perkotaan, pertanian dan industri. Parasit dan cuaca buruk juga menjadi faktor lain yang mempengaruhi. Hingga 2017, jumlahnya diperkirakan tidak lebih dari 7 ekor. So sad ya!

10. Orang Utan Sumatera

Kita sudah sering melihat video mengenaskan yang berisi kondisi naas dari orangutan akibat perburuan liar. Banyak NGO peduli satwa mengecam perilaku perburuan liar yang juga tak kunjung berhenti terhadap Orangutan Sumatera. Kini, jumlahnya diperkirakan tidak lebih dari 7.300. 

11. Penyu Sisik

Penyu Sisik yang hidup di daerah tropis Samudra Hindia, Atlantik dan Pasifik kini terancam punah. Penyu sisik dewasa tumbuh sampai 1 m dengan berat mencapai 80 kg loh. Saat bermigrasi, penyu sisik bahkan mampu menempuh puluhan ribu kilometer sampai 73 hari perjalanan.

12. Burung Hantu Kaledonia Baru

Kaledonia Baru memiliki spesies burung hantu unik yang kini dikategorikan langka. Kakinya yang panjang dan bulu tipis di kepala dan tubuh menjadi ciri Burung Hantu Kaledonia Baru. Hingga 2018, burung ini hanya tersisa sekitar 50 ekor.

Setelah membaca beberapa satwa yang terancam punah di atas, bagaimana tanggapan Ladies? Semoga tulisan di atas dapat menginspirasi agar kita lebih aware terhadap satwa ya!

Baca Juga:

Kena PHK? Yuk Mulai Membangun Bisnis Modal Kecil

Olahraga Penurun Berat Badan Agar Tubuh Cepat Langsing  

Inilah Penjelasan dan Makna 6 Rukun Iman dalam Islam