Memahami Gangguan Sexual Fetish serta Jenis-Jenisnya

0
140

Penulis: Jessica | Editor: Agnes

Ladies, pernah mendengar istilah fetish? Fetish sempat ramai diperbincangkan karena menimbulkan kecemasan, apalagi bagi kaum hawa. Seseorang yang mengidap fetish biasanya mudah terangsang oleh sesuatu yang bukan organ kelamin.

Yuk, kita mengenal arti fetish dari sisi medis biar lebih jelas. Berikut ini disertakan beberapa jenis fetish yang biasa ditemui di dunia.

Pengertian Fetish

Dilansir dari Good Doctor, fetisisme adalah kegiatan menghasilkan rangsangan seksual dengan menggunakan benda mati (fetish) tertentu. Setiap orang memiliki fetish yang berbeda-beda dan biasanya unik. Di sisi lain, fetisisme juga dikatakan sebagai salah satu bentuk dari gangguan paraphilic.

Gangguan paraphilic sendiri dilakukan berulang kali demi menciptakan fantasi rangsangan seksual yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Artinya, fetisisme dapat digolongkan sebagai gangguan. Apalagi jika penggunaan benda mati dapat menyakiti diri sendiri ataupun orang lain.

Gejala Fetish

Salah satu gejala fetish yang paling tampak adalah mempunyai objek fetish untuk memuaskan hasrat seksualnya. Kebutuhan untuk berfantasi seksual tersebut dilakukan terus-menerus alias intens selama lebih dari enam bulan. Seseorang dengan gejala fetish akan sulit melepaskan diri dari fantasi seksual yang menggebu.

Tak hanya sampai di situ. Dorongan seksual yang dimiliki bahkan sampai mengganggu kehidupan sosial hingga pekerjaan. Jika sudah begini, orang dengan perilaku fetish sangat membahayakan orang-orang di sekitarnya. 

Penyebab Fetish

Hingga saat ini, penyebab dari fetish sendiri masih belum dapat dipastikan. Beberapa ahli hanya mengatakan kemungkinan fetish ini berasal dari kelainan otak dan sistem saraf. Susbtansi kimia pada otak dinilai tidak bekerja semestinya sehingga otak pun mengalami perubahan bentuk yang signifikan.

Pemicunya sendiri biasanya perlu ditelusuri lebih dalam, misalnya trauma di masa kecil. Seseorang yang pernah mengalami pelecehan seksual saat masih kanak-kanak punya kemungkinan mengalami fetish.

Gejala-gejala fetish sendiri biasanya mulai tampak ketika seseorang beranjak remaja. Hingga saat ini, kebanyakan orang yang mengalaminya didominasi oleh kaum laki-laki. 

Jenis-Jenis Fetish

Fetish sendiri bentuknya amat beragam. Fantasi aneh hingga menyeramkan yang dialami para fetisisme dapat membuat kita bergidik. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Teratofilia, yaitu kepuasan atau kesenangan ketika melihat kondisi mengerikan dan punya ketertarikan pada tubuh yang diamputasi
  • Crush fetish, yaitu munculnya hasrat saat membunuh atau menghancurkan serangga
  • Necrofilia, yaitu ketertarikan pada mayat manusia
  • Emetofilia, yaitu kegembiraan melihat muntahan manusia sehingga hasrat seksualnya muncul
  • Exhibitionism, yaitu dorongan seksual dengan mempertontonkan alat kelamin ke orang lain
  • Coprophilia, yaitu rangsangan seksual akibat melihat kotoran manusia

Penyimpangan seksual para penderita fetish ini memang membahayakan jiwa. Oleh sebab itu, mereka butuh pendampingan dari para ahli jika ingin keluar dari kebiasaan-kebiasaan tadi.

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai fetish. Semoga tidak ada lagi tindak kejahatan karena fetish ini ya!

Baca Juga:

Dijamin Bergairah! Ini Rekomendasi Aplikasi Seks Terbaik

Mengenal Apa Itu Sapioseksual dan Ciri-Cirinya

Bikin Puas, Ini 5 Posisi Seks Favorit Banyak Wanita