Calon Pengantin Wajib Tahu! Ini Perbedaan Mahar dan Mas Kawin 

0
55

Penulis: Adriana | Editor: Agnes

Memasuki jenjang pernikahan memang membutuhkan banyak persiapan. Salah satu hal yang perlu disiapkan adalah mas kawin atau mahar.

Sebelum mempersiapkannya, apakah Ladies sudah tahu perbedaan antara mahar dan mas kawin? Jika belum, pas sekali karena kali ini Ladies Corner akan membahas perbedaan dari mas kawin dan mahar. Untuk lebih jelasnya, simak artikel ini sampai habis ya, Ladies.

Perbedaan Mas Kawin dan Mahar 

Perbedaan-Mahar-dan-Mas-Kawin

Bagi yang sudah menikah tentunya sudah tidak asing dengan mahar dan mas kawin. Sebenarnya, mahar dan mas kawin memiliki makna yang sama, hanya saja beda dalam asal bahasa. 

Mahar berasal dari bahasa Arab yaitu al-mahr yang berarti suatu pemberian dari suami kepada istri saat melakukan akad nikah. Istilah mahar dalam bahasa Arab juga banyak, diantaranya hibah, nihlah, shadaqah, dan faridhah. 

Sementara itu, mas kawin adalah istilah mahar dalam bahasa Indonesia. Jadi dapat disimpulkan bahwa mahar dan mas kawin memiliki arti yang sama.

Makna Pemberian Mahar 

Perbedaan-Mahar-dan-Mas-Kawin

Memberikan mahar menjadi kewajiban yang harus dipenuhi pria saat ingin meminang seseorang wanita. Bentuk mahar juga tidak harus berupa barang mewah, yang terpenting barang tersebut bernilai dan memiliki makna di dalamnya. Dalam Islam, memberikan mahar saat meminang adalah hukum wajib sebagai tanda keseriusan, kesanggupan, dan bukti cinta calon suami suami kepada calon istri.

Sayangnya, masih banyak orang-orang yang memberikan mahar dengan maksud untuk memamerkan hartanya. Saat seorang pria memberikan mahar dengan nilai besar, maka ia akan dipadangan tinggi di lingkungan masyarakat.

Akibatnya, banyak pria merasa terbebani dalam menjalankan proses pernikahan, khususnya mengenai mahar. Padahal, memberikan mahar sesuai kemampuan adalah hal yang terpenting, asalkan mahar tersebut berguna bagi calon istri dan keluarganya. 

Ketentuan Pemberian Mahar

Perbedaan-Mahar-dan-Mas-Kawin

Tidak ada jumlah nominal yang harus dipenuhi dalam mahar, namun ada ketentuan tertentu yang sebaiknya diperhatikan oleh calon mempelai.  Berikut ini beberapa ketentuan yang perlu diperhatkan.

  • Jika memberikan uang, persiapkan jumlah yang layak dan pantas. Tujuannya sebagai tanda penghormatan dan menghargai calon istri beserta keluarganya. Akan lebih baik jika pasangan lelaki berdiskusi dengan calon istri dan keluarganya mengenai nominal mahar yang akan dikeluarkan.
  • Jika mahar berupa barang haruslah berguna, suci, memiliki nilai berharga, dan berbentuk fisik. Jangan sampai mahar yang diberikan adalah barang milik orang lain atau benda yang tidak memiliki rupa.

Nah, itu dia penjelasan mengenai mahar dan mas kawin yang perlu diketahui. Semoga informasi ini bisa membantu Ladies dan pasangan untuk menentukan modal mahar nanti, ya.

Baca Juga:

5 Doa untuk Pengantin yang Menikah Secara Islam, Wajib Tahu

7 Makna Seserahan Pernikahan dan Lamaran yang Penuh Makna 

Jangan Sembarangan Pakai, Ini Letak Cincin Tunangan dan Artinya