7 Macam Bunga Hias Ini Bikin Rumah Kelihatan Cantik

0
129

Penulis: Jessica | Editor: Agnes

Bunga hias menjadi salah satu dekorasi rumah favorit wanita. Kehadiran tanaman hias dipercaya bukan hanya mempercantik hunian, tetapi juga meningkatkan mood. Kebiasaan merawat bunga juga ternyata sangat baik untuk menjaga kesehatan mental loh.

Ladies, tertarik memiliki beberapa bunga hias di rumah? Berikut ini macam-macam bunga hias yang dapat kita jadikan rekomendasi. Siapa tahu salah satunya bikin Ladies tertarik!

African Violet

Bunga hias yang satu ini dibilang cukup cantik buat memperindah rumah. African Violet menjadi bunga klasik yang digemari banyak wanita. Bunganya bahkan mekar terus-menerus dan mudah dalam perawatannya.

Cukup letakkan bunga hias ini di dekat jendela agar dia menyerap cahaya matahari secara tidak langsung. Usahakan tanah terjaga kelembapannya agar tumbuh dengan baik. Jangan sampai ada air menetes pada daun karena rentan meninggalkan bercak cokelat.

Kembang Sepatu

Kembang sepatu juga menjadi kesukaan banyak wanita loh. Bunga hias ini dapat tumbuh dua hingga lima meter sepanjang tahun. Warnanya pun beragam, mulai dari kuning, oranye, merah muda, dan merah tua.

Tanaman ini dapat disusun berderet sebagai pagar hidup di depan rumah. Bisa juga dikombinasikan dengan bunga-bunga kecil lain untuk mempercantik rumah. Dengan perawatan yang relatif murah, tak heran banyak orang suka memelihara kembang sepatu.

Bugenvil

Bunga hias ini merupakan salah satu tanaman terbanyak yang dibudidayakan di Indonesia. Siapa pun menyukai bunga bugenvil. Kecantikan serta keelokan bunga ini memang membuatnya sangat cocok dijadikan sebagai bunga hias di rumah.

Bugenvil juga sering disebut sebagai bunga kertas lantaran bentuk kelopaknya tipis dan menyerupai kertas. Warnanya juga tak kalah beragam, antara lain jingga, merah, kuning, putih, dan lain-lain.

Baby Breath

Buat Ladies yang suka bunga hias sebagai pelengkap desain minimalis, bunga baby breath bisa jadi pilihan. Bunga ini memang lebih banyak ditemukan di Eropa dan Asia Utara. Warna yang paling familier kita lihat adalah putih serta merah muda.

Bentuk bunga baby breath yang kecil-kecil membuatnya cantik jika dipadukan dengan rangkaian bunga lain. Sangat pas untuk dijadikan dekorasi rumah, apalagi jika interior rumah didominasi warna lembut atau putih.

Anggrek

Siapa sih tidak kenal dengan bunga anggrek? Rasanya hampir semua wanita menyukai bunga hias ini. Bentuk dan warnanya sederhana, tetapi indah sekaligus memikat. Itu sebabnya para wanita gemar memelihara bunga anggrek sebagai penghias manis rumah.

Bahkan, Indonesia juga punya bunga anggrek bulan yang dijadikan bagian dari bunga nasional. Kepopuleran bunga ini memang dahsyat ya. Dalam perawatannya, sebisa mungkin jauhkan bunga hias ini dari sinar matahari langsung agar dapat tumbuh dengan baik.

Melati

Tidak lengkap rasanya jika tak memasukkan melati ke dalam daftar bunga hias wajib. Bunga ini punya aroma sedap yang dapat memberikan efek relaksasi bagi para penghuni rumah. Cocok juga ditanam untuk mempercantik rumah kita.

Bunga melati juga biasa dipakai sebagai campuran minuman teh, pengharum ruangan, minyak wangi, dan lain-lain. Terbukti kan kalau aroma bunga ini memang enggak main-main. Hari terasa jauh lebih tenang ketika diselimuti aroma-aroma melati tipis di dalam rumah.

Amarilis

Amarilis menjadi bunga hias pilihan kita berikutnya. Tanaman yang berasal dari umbi ini butuh banyak cahaya agar dapat tumbuh dengan baik. Jadi, sebaiknya jangan diletakkan di ruangan dengan pencahayaan buruk.

Tanah sebagai media bunga amarilis mesti dijaga agar senantiasa lembap. Minggu keenam setelah menanamnya, bunga akan mekar. Keelokan warna amarilis membuat siapa pun betah berlama-lama di rumah sambil memandanginya.

Itulah tadi beberapa macam bunga hias yang biasa dipakai untuk mempercantik rumah. Yuk, kita jadikan hunian kian nyaman dengan tanaman-tanaman indah tadi!

Baca Juga:

8 Inspirasi Desain Pagar untuk Rumah Minimalis, Bikin Tampilan Mewah!

7 Filosofi Bunga Mawar Berdasarkan Warna

Apa Itu Surat Lamaran Kerja? Perbedaan Surat Lamaran Kerja dengan CV