Begini Sistem Pendidikan Homeschooling, Benarkah Lebih Baik untuk Anak?

0
3

Penulis: Radistya | Editor: Agnes

Semenjak pandemi, banyak institusi pendidikan yang harus beradaptasi dengan keadaan dengan mengadakan belajar online. Meskipun kebijakan tersebut dinilai positif, namun ternyata menuai kontra. 

Sayangnya, tidak semua anak cocok dengan metode pembelajaran daring. Oleh karena itu, Eka Damayanti dalam jurnalnya yang berjudul  Homeschooling: Sebuah Alternatif Pembelajaran Adaptasi Normal Baru menyarankan untuk homeschooling.

Lantas, apa sih homeschooling itu dan bagaimana sistemnya? Apakah benar homeschooling merupakan sistem pendidikan yang lebih baik? Yuk, kita kupas tuntas selengkapnya, Ladies.

Baca Juga: 9 Panggilan Sayang Bahasa Arab Super Romantis dan Bikin Baper

Pengertian Homeschooling

Sistem-Pendidikan-Homeschooling

Homeschooling terdiri dari dua kata dalam bahasa Inggris yaitu home yang berarti rumah dan school yang berarti sekolah. Secara harfiah, homeschooling memiliki makna sekolah di rumah. Oleh karena itu, homeschooling menjadi istilah bagi sistem pendidikan yang dilakukan di rumah secara mandiri, Ladies.

Meskipun belajar di rumah, tetapi keluarga juga bertanggung jawab atas pendidikan seorang anak. Jadi, bukan berarti anak bisa bersantai-santai di rumah ya, Ladies

Sistem Pendidikan Homeschooling

Sistem-Pendidikan-Homeschooling

Sebelum di Indonesia, homeschooling sudah diterapkan di negara luar. Semenjak tahun 2014, homeschooling menjadi salah satu sistem pendidikan yang legal di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 129 tahun 2014. 

Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa orang tua yang ingin mendidik anaknya dengan cara homeschooling diwajibkan melapor ke dinas pendidikan di kabupaten atau kota setempat. Sistem pendidikan homeschooling juga memiliki tiga sistem pengajaran, seperti di bawah ini.

1. Homeschooling tunggal

Dalam sistem homeschooling tunggal orang tua menjadi pengajar satu-satunya. Semua proses pengajaran akan dilakukan oleh orang tua dan diberikan kepada masing-masing anaknya.

2. Homeschooling majemuk

Sistem pengajaran ini dilakukan oleh beberapa keluarga berbeda secara bersama-sama. Selama proses pengajaran akan dilakukan secara bergilir di rumah masing-masing anak yang ikut. program tersebut.

3. Komunitas homeschooling

Selanjutnya adalah komunitas homeschooling yang dilakukan di bawah yayasan. Berbeda dengan sekolah umum, suasana belajar komunitas homeshooling dari yayasan jauh lebih santai dan menyenangkan karena jumlah siswa yang tidak banyak.

Baca Juga: Kisah Cinta Nabi Yusuf yang Berliku, Perjuangan Menjaga Kesucian Diri

Kelebihan dan Kekurangan Homeschooling

Sistem-Pendidikan-Homeschooling

Meskipun dinilai lebih maju dan menyesuaikan kompetensi anak, homeschooling juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini adalah kelebihan dari homeschooling:

  • Waktu belajar yang jauh lebih fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kegiatan anak
  • Anak memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan bakatnya karena bisa menentukan sendiri topik serta jadwal hingga durasi yang tepat dengan gaya belajarnya.
  • Anak bisa mendapatkan waktu istirahat yang cukup karena proses pembelajaran dilakukan di rumah
  • Pergaulan anak bisa lebih diawasi.
  • Terciptanya hubungan keluarga yang lebih akrab karena waktu yang dihabiskan bersama lebih banyak.

Dalam menentukan baik buruknya sistem pendidikan homeschooling, ada baiknya jika dipertimbangkan kekurangan dari homeschooling yaitu:

  • Fasilitas pembelajaran yang terbatas.
  • Ruang lingkup sosial anak yang terbatas karena tidak berjumpa dengan siswa-siswi lainnya.
  • Orang tua perlu melakukan usaha ekstra dalam menyiapkan bahan ajaran, mempelajari materi, hingga menyusun metode belajar yang tepat untuk sang anak.

Setelah memahami semua itu, Ladies bisa menentukan sendiri apakah sistem pendidikan homeschooling menjadi sistem yang lebih baik atau tidak untuk masing-masing individu. So, jangan lupa pantau terus Ladies Corner agar kamu dapat informasi terupdate seputar life style, pop culture, kesehatan, kecantikan, dan relationship.

Artikel Terkait:

Ingin Jadi TNI? Simak Tips dan Syarat Masuk TNI agar Lolos Seleksi!

Ternyata Begini Cara Bayar Pajak Motor Online, Nggak Perlu ke Samsat!

19 Kumpulan Kata-Kata Kerja Keras, Bantu Motivasi Meraih Impian