Khusus Dewasa! Ternyata Ini Arti dan Fakta BDSM

0
147

Penulis: Jessica | Editor: Agnes

Ladies, masih ingat dengan trilogy film Fifty Shades yang sempat hits? Film itu cukup unik dengan mengangkat isu seputar BDSM di dalam kehidupan seks. Gara-gara film itu, orang-orang mulai penasaran BDSM sebenarnya baik atau tidak.

BDSM sendiri menjadi sesuatu yang masih sangat tabu dibicarakan dalam hubungan seks. Banyak orang mengira BDSM adalah suatu perilaku menyimpang dan dinilai negatif. Biar lebih paham, coba simak ulasannya berikut ini yuk!

Tiga Kategori Utama BDSM

Sekilas, BDSM terlihat keras dan menyakitkan. Padahal, BDSM sendiri sebenarnya dapat meningkatkan kepuasan serta kualitas seks pada pasangan tertentu. BDSM merupakan permainan seksual yang biasa dilakukan pasangan dengan memasukkan tiga unsur berikut ini.

  • Bondage and Discipline (perbudakan dan disiplin)

Dilihat dari artinya, kita sudah dapat membayangkan bentuk permainan seksual ini ya. Dalam bondage and discipline, salah satu pasangan mesti berperan sebagai budak yang patuh pada aturan sang tuan.

Sang tuan bebas menghukum si budak jika ada aturan yang dilanggar. Yang termasuk dalam bondage and discipline ini misalnya pemborgolan serta pengikatan.

  • Dominance and Submission (dominasi dan penyerahan diri)

Di kategori ini, si tuan kian banyak punya “kuasa” atas pasangannya sendiri. Salah seorang pasangan wajib pasrah ketika hubungan seksual dilakukan. Dominance and submission memang merujuk pada permainan seksual yang kontras, yaitu mendominasi serta menyerahkan diri.

  • Sadism and Masochism (perlakuan sadis dan suka disakiti)

Terakhir, kategori sadism and masochism inilah yang paling sering disalahartikan sebagai “kekerasan” dalam hubungan seks. Salah satu pihak di sini akan memainkan peran cukup sadis pada pasangannya.

Perilaku sadis yang diberikan misalnya menjambak, menampar, atau membungkam mulut pasangan. Hal ini dilakukan demi kepuasan seksual dari kedua belah pihak.

Saat membaca bagian ini, mungkin sebagian dari kita masih merasa ngeri pada BDSM ini. Namun, tetap lanjutkan membaca infonya agar lebih mengerti ya, Ladies!

Alat yang Dipakai untuk BDSM

Dengan ketiga definisi dan kategori BDSM tadi, tentu bisa dibayangkan kalau aktivitas permainan seksual ini butuh alat tertentu. Tujuan penggunaan alat adalah untuk mencapai kepuasan seksual bersama. Memang terkesan mengerikan, tetapi ada pasangan tertentu yang butuh BDSM demi mendapat hasrat seks maksimal.

  • Tali dan borgol kerap dipakai untuk BDSM kategori bondage and discipline. Agar tidak terlalu menyakitkan, ada kalanya penggunaan tali diganti dengan kain seperti dasi.
  • Ball gag mouth digunakan dalam BDSM model sadism and masochism. Alat ini berfungsi menahan pasangan berbicara dengan mulut terus terbuka.
  • Cambuk menjadi alat buat menghukum pasangan dalam bondage and discipline. Umumnya benda ini dipakai saat pasangan tidak mematuhi aturan.

BDSM Bukan Termasuk Gangguan Mental

Meskipun banyak pro dan kontra, BDSM sendiri tidak termasuk gangguan mental atau penyimpangan seksual. BDSM sendiri hanya dapat dilakukan jika ada persetujuan dari kedua belah pihak. Artinya, bukan hanya satu orang saja yang ingin bermain seks seperti ini.

Dilansir dari Alodokter, BDSM dengan kemauan dasar masing-masing orang tidak bisa diklasifikasikan sebagai gangguan mental. Jadi, pada dasarnya BDSM sah-sah saja dilakukan beberapa pasangan. Hanya karena permainan seksnya unik dan berbeda, bukan berarti merupakan kelainan.

Poin Penting dalam BDSM

Banyak hal perlu diperhatikan dalam BDSM ini. Tentu secara medis permainan seksual ini tidak dianggap sebagai penyimpangan. Tapi, tetap saja ada batasan yang mesti diperhatikan agar BDSM boleh dilakukan:

  • Harus ada persetujuan dari pasangan. Paksaan melakukan BDSM justru akan merujuk ke kekerasan seksual.
  • Paham batasan “kasar” dalam BDSM. Jangan sampai perlakuan di BDSM sampai membahayakan nyawa.
  • Pelajari praktik BDSM yang aman terlebih dahulu. Bagi pasangan yang ingin mencoba BDSM, sebaiknya cari tahu dulu tentang hal ini. Bisa melalui artikel, video, atau berkonsultasi ke ahlinya langsung.

Hingga sekarang, BDSM masih menjadi pro kontra di banyak kalangan. Kita butuh garis bawahi poin pentingnya nihBDSM boleh dilakukan asal benar-benar sudah ada persetujuan dari kedua belah pihak tanpa paksaan.”

Baca Juga:

Bikin Puas, Ini 5 Posisi Seks Favorit Banyak Wanita

Dijamin Bergairah! Ini Rekomendasi Aplikasi Seks Terbaik

5 Rekomendasi Film Melawan Pelecehan Seksual