8 Nama-Nama Neraka yang Wajib Diketahui Umat Muslim

0
34

Penulis: Raizza | Editor: Agnes 

Ladies, Allah SWT sudah berjanji bahwa setiap amalan perbuatan yang kita lakukan di dunia akan ada pembalasannya. Setiap perbuatan baik akan mendapatkan pahala dan surga. Sementara tindakan buruk akan mendapatkan balasan dan neraka.

Dalam ajaran Islam, surga dan neraka memiliki tingkatannya masing-masing. Tingkatan tersebut didasarkan pada tingkat amalan perbuatan manusia. Nah, kali ini Ladies Corner akan membagikan informasi mengenai tingkatan atau nama-nama neraka menurut ajaran Islam. Mari simak selengkapnya di bawah ini, Ladies!

1. Neraka Jahanam

Nama-Neraka

Jahanam merupakan tingkatan neraka yang paling tinggi dan sangat menyiksa. Neraka ini adalah tempat bagi mereka yang melakukan dosa besar seperti membunuh, memperkosa, dan pebuatan keji yang tidak terampuni lainnya. Penjelasan mengenai neraka ini disebutkan dalam ayat Al-Qur’an berikut:

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ لَهَا سَبْعَةُ اَبْوَابٍۗ لِكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُوْمٌ 

Artinya: “Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka,” (Q.S. Al Hijr: 43-44).

2. Neraka Lazha

nama-neraka

Neraka Lazha terletak di bawah Jahanan yang diperuntukkan bagi orang-orang dan jin yang tidak beriman kepada Allah, menolak ajaran Nabi, serta tidak percaya kepada mereka sebagai utusan Allah. Adanya neraka Lazha ini telah disebutkan dalam sebuah ayat berikut:

كَلَّا ۖ إِنَّهَا لَظَىٰ

Artinya: “Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak,” (Q.S. Al-Ma’arij: 15).

3. Neraka Hutamah

nama-neraka

Di tingkat selanjutnya ada neraka hutamah yang akan membakar orang-orang berdosa sampai ke tulang dan organ dalam mereka. Para penghuni neraka ini adalah orang yang suka mengumpat, mencela, enggan bersedekah, dan sangat perhitungan terhadap sesama. Allah SWT menjelaskan perihal neraka ini dalam ayat berikut:

نَارُ اللهِ الْمُوقَدَةُ,الَّتِى تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْـِٔدَةِ

Artinya: “Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? (Yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,” (Q.S Al Humazah: 5-6).

4. Neraka Sa’ir

Neraka sa’ir ini dikhususkan untuk manusia yang merampas hak anak yatim. Rasa sakit di neraka sa’ir sangat menyakitkan. Penjelasan mengenai adanya neraka ini terdapat dalam ayat berikut:

إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka),” (Q.S An-Nisa: 10).

5. Neraka Saqar

Hukuman di neraka Saqar berupa api yang menyala dan membakar daging. Orang-orang yang masuk di neraka Saqar adalah mereka yan meninggalkan shalat, melakukan perbuatan zalim dan batil, dan tidak mengimani adanya hari pembalasan dan pembangkitan.

Hal ini juga sudah disebutkan dalam Surat Al-Mudatsir ayat 42 sampai 43 sebagai berikut:

مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ ,قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ

Artinya: “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)? Mereka menjawab: Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,” (Q.S Al-Mudatsir: 42-43).

6. Neraka Jahim

Jahim bermakna tempat yang bersuhu sangat panas. Neraka ini digambarkan sebagai jurang atau lubang yang berisi api besar. Orang-orang berdosa akan diletakan ke neraka Jahim karena menyekutukan Allah (syirik). Hal ini dijelaskan dalam Surat Al-Hajj ayat 51 sebagai berikut:

وَالَّذِيۡنَ سَعَوۡا فِىۡۤ اٰيٰتِنَا مُعٰجِزِيۡنَ اُولٰٓٮِٕكَ اَصۡحٰبُ الۡجَحِيۡمِ

Artinya: “Tetapi orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Kami dengan maksud melemahkan (kemauan untuk beriman), mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka Jahim,” (Q.S Al-Hajj: 51).

7. Neraka Wail

Neraka ini adalah tempat bagi mereka yang suka lalai dalam mengerjakan shalat, sombong dengan menunjukkan amal kebaikannya kepada orang lain, dan suka melakukan kecurangan. Sebagaimana yang disebutkan dalam Surat Al-Muthafifin sebagai berikut:

وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِيْنَ, الَّذِيْنَ إِذَا اكْتَالُوا۟ عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُوْنَ, وَإِذَا كَالُوْهُمْ أَو وَّزَنُوْهُمْ يُخْسِرُوْنَ

Artinya: “Celakalah (wail) bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)! (Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan, dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi,” (Q.S Al Muthafifin: 1-3).

8. Neraka Hawiyah

Terakhir ada neraka Hawiyah yang berisi orang-orang yang melakukan amal kebaikan dan keburukan. Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat berikut:

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَٰزِينُهُ, فَأُمُّهُۥ هَاوِيَةٌۭ, وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا هِيَهْ, نَارٌ حَامِيَةۥ

Artinya: “Dan adapun orang yang ringan timbangan kebaikannya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? Ia adalah api yang menyala yang menghancurkan orang yang masuk kedalamnya,” (Q.S Al Qariah: 8-11).

Itulah nama-nama neraka dalam ajaran Islam, Ladies. Semoga kita semua bisa menjadi pribadi yang baik dan menjadi calon penghuni surga. 

Baca Juga:

5 Ciri-Ciri Orang Munafik dalam Islam, Tercantum dalam Al Quran

5 Hadist tentang Derajat dan Kemuliaan Wanita dalam Islam

Mengetahui Tafsir Mimpi dalam Pandangan Islam dan Hukumnya