4 Cara Membuat Portofolio Content Writer Profesional dan Menarik

0
9

Penulis: Aisyah | Editor: Agnes

Content writer, yang lebih dikenal sebagai penulis konten, bertugas untuk menghasilkan konten berisi informasi kepada para pembaca. Di era digital ini, content writer menjadi salah satu profesi yang diminati banyak orang, Ladies. Beberapa perusahan bahkan mencari content writer profesional untuk memasarkan produk atau jasa mereka. 

Nah, bagi kamu yang tertarik berkarier sebagai penulis konten sebaiknya membuat portofolio semenarik mungkin. So, simak penjelasan selengkapnya and keep scrolling, Ladies!

Baca Juga: Cara Membuat dan Contoh Surat Keterangan Belum Menikah

1. Pilih Media untuk Membuat Portofolio Content Writer

Content-WriterDalam portofolio content writer, kamu perlu memilih media yang cocok untuk mempublikasikan hasil tulisan kamu. Tidak ada salahnya untuk memanfaatkan media online seperti WordPress, Blogspot, Quora, dan lain-lain.

Media tersebut akan memudahkan para perekrut untuk melihat hasil tulisan kamu secara langsung. Dalam portofolio kamu bisa menyertakan link situs tulisan atau konten yang pernah kamu buat, Ladies.

2. Pilih Tulisan Terbaik untuk Portofolio

Content-Writer

Agar para perekrut melirik hasil karya kamu, jangan lupa untuk menyantumkan tulisan terbaik dan berkualitas. Jika kamu sudah memiliki banyak karya tulisan, pilihlah hasil tulisan dengan jumlah pembaca (viewers) terbanyak. 

Kamu perlu menginformasikan tingkat keahlian kepenulisan kepada rekruter, baik itu dalam level junior writer maupun senior writer. Selain itu, kamu bisa menyertakan beberapa seminar atau training kepenulisan yang pernah kamu ikuti. Jika kamu pernah mengikuti Bootcamp SEO writer atau Copywriter, tidak ada salahnya menyantumkan link sertifikatnya, Ladies.

Baca Juga: 19 Kumpulan Kata-Kata Kerja Keras, Bantu Motivasi Meraih Impian

3. Jangan Lupa untuk Meng-upgrade DiriContent-Writer

Selain mencantumkan link hasil karya tulisan, kamu bisa perlu menambah kemampuan kamu dalam dunia penulisan, Ladies. Supaya meyakinkan perekrut, kamu bisa membbuat tulisan dengan memperhatikan teknik SEO friendly.

Hal tersebut merupakan basic skill yang harus kamu punya sebagai content writer. Keahlian tersebut akan menambah nilai kamu di mata perekrut dan menunjukkan bahwa dirimu berkembang, Ladies.

4. Cantumkan Situs Hasil Karya Tulisan

Content-Writer

Tips yang terakhir kamu bisa mencantumkan blog atau website pribadi. Bagi kamu yang memiliki tulisan pribadi seperti puisi, cerpen, dan cerbung (cerita bersambung) bisa dicantumkan dalam portofolio. Jangan lupa untuk mencantumkan link hasil karya tulisan kamu di dalam portoflio ya, Ladies.

Nah, itulah beberapa tips membuat portofolio bagi para content writer permula. Kamu bisa menerapkan tips ini ketika membuat portofolio kerja agar terlihat menarik dan profesional. Jangan pernah takut untuk memulai dan dalam mencoba hal yang baru. Tetap semangat, Ladies!

Baca Juga: Mengetahui Jenis-Jenis CV Taaruf dan Contohnya